“…Demi Allah, aku tidak pernah mendapat pengganti yang lebih baik daripada Khadijah. Dia yang beriman kepadaku ketika semua ingkar. Dia mempercayaiku ketika semua orang mendustakanku. Dia yang memberiku harta pada saat orang enggan memberi. Dan darinya aku memperoleh keturunan-sesuatu yang tidak kuperoleh dari isteri-isteriku yang lain” (HR Ahmad)
................
Dia Siti Khadijah…..
Menerima arahan sebagai peneman hidup Rasulullah,
Di hatinya Allah timbulkan tekad sentiasa membela,
Akal yang cerdas dan akhlak yang mulia,
Mengapa Khadijah ditakdirkan untuk mengelola sendiri urusan-urusan perdagangan
Kerana dengan hal itu dia belajar untuk bersabar
Allah menghormati Khadijah
Berkata lah Jibril , disampaikan salam dari Allah dan dari malaikat buatnya
“ Allahlah pemelihara kedamaian dan sumber segala damai.
Salamku untuk Jibril” Jawapan Khadijah
Wanita utama di muka bumi,
Sebaik-baik wanita
Gelaran Muhammad buat Khadijah,
....................
Muhammad tidak pernah menerima pengingkaran dan pendustaan yang menyakiti hatinya
Kecuali Allah meringankannya melalui Khadijah
Dari keturunan Khadijah , penyebar Islam keseluruh dunia,
Keturunan yang Semerbak,
Berkembang dari generasi ke generasi,
Merekalah anak cucu Khadijah binti Khuwalid dan Muhammad ibnu Abdillah
Dan bila masa itu sampai,
Dan masa-masa itu sungguh berat,
Khadijah juga semakin lemah,
Begitu juga kecantikannya,
Namun ada yang tinggal,
Kekuatan spiritual dan kejernihan cinta,
Tiada terubah,
Selalunya beriman kepada Allah,
Meyakini juga tentang benarnya risalah Muhammad,
......................
Dan Rasulullah bersabda “ Aku diperintahkan untuk memberi khabar gembira kepada Khadijah bahawa akan dibangunkan untuknya di syurga sebuah rumah dari permata; tidak ada hiruk pikuk dan rasa lelah di sana.. "
Hadiah Buat Siti Khadijah
11.1.11
4.1.11
Syair Cinta
Dari hati Abu Thalib ..
Demi Tuhan , tidak akan kubiarkan mereka menyentuhmu
hingga aku terkubur mati
sampaikanlah ajaranmu ! engkau tidak akan dihina
bergembiralah dan jangan bersedih!
Kau bawa sebaik-baik agama
bagi umat manusia,
kalaulah bukan kerana takut di cela atau di hina
niscaya akan kau dapati aku sebagai pemeluknya
Ku lihat kaumku tidak lagi punya cinta
mereka putuskan setiap ikatan dan hubungan
mereka perlihatkan sikap bermusuhan dan cercaan
mereka taati perintah musuh yang tidak mau dimintai
pertanggungjawapan
mereka bersekutu dengan kaum yang membenci kami
kaum yang di belakang kami selalu menggigit jari
maka kudatangkan ke Ka'bah semua keluarga dan saudara
ku hampirkan diriku ke Ka'bah dan kumohon perlindungan
aku berlindung kepada Tuhan manusia dari para pembenci
yang mendatangkan keburukan atau mendesakkan kebatilan
dari setiap musuh yang berusah membuat kami malu
dari setiap keburukan dalam agama yang tidak pernah kami lakukan
Demi Ka'bah ini , di kota Mekah yang suci
dengan nama Allah , Dia yang tidak pernah lalai
demi batu hitam yang mereka usap
dan mereka edari setiap pagi dan petang
setelah ini semua, masihkah ada tempat berlindung?
adakah pelindung yang bertakwa tetapi suka mencela?
.........
Kamu katakan Muhammad pasti kalah
demi Tuhan! kamu berdusta
kami kan membelanya sekuat tenaga
sampai kami tergeletak di sekelilingnya
tidak peduli lagi anak dan keluarga
.........
Kami punya telaga, sumber air yang tidak pernah kering
Kami punya kekuatan dan keperkasaan
Kami punya pemuda-pemuda yang gagah dan berani
laksana pedang yang berkilat dan tajam terasah
..........
Mereka tahu bahawa kami
tidak pernah mendustakan anak kami sendiri
dan tidak pernah peduli pada cakap para pendusta
Muhammad selalu ada di hati kami
dalam keadaan terpuji
musuhnya adalah orang-orang kasar
Dia kucinta dan kujaga dengan sepenuh jiwa
Dia kubela dengan tangan dan dada.
Syair Cinta Abu Thalib mengisahkan cintanya pada Muhammad..
Kasih nya pada Nabi Muhammad begitu tinggi walaupun Abu Thalib tidak memeluk islam..
SubhanAllah..
Demi Tuhan , tidak akan kubiarkan mereka menyentuhmu
hingga aku terkubur mati
sampaikanlah ajaranmu ! engkau tidak akan dihina
bergembiralah dan jangan bersedih!
Kau bawa sebaik-baik agama
bagi umat manusia,
kalaulah bukan kerana takut di cela atau di hina
niscaya akan kau dapati aku sebagai pemeluknya
Ku lihat kaumku tidak lagi punya cinta
mereka putuskan setiap ikatan dan hubungan
mereka perlihatkan sikap bermusuhan dan cercaan
mereka taati perintah musuh yang tidak mau dimintai
pertanggungjawapan
mereka bersekutu dengan kaum yang membenci kami
kaum yang di belakang kami selalu menggigit jari
maka kudatangkan ke Ka'bah semua keluarga dan saudara
ku hampirkan diriku ke Ka'bah dan kumohon perlindungan
aku berlindung kepada Tuhan manusia dari para pembenci
yang mendatangkan keburukan atau mendesakkan kebatilan
dari setiap musuh yang berusah membuat kami malu
dari setiap keburukan dalam agama yang tidak pernah kami lakukan
Demi Ka'bah ini , di kota Mekah yang suci
dengan nama Allah , Dia yang tidak pernah lalai
demi batu hitam yang mereka usap
dan mereka edari setiap pagi dan petang
setelah ini semua, masihkah ada tempat berlindung?
adakah pelindung yang bertakwa tetapi suka mencela?
.........
Kamu katakan Muhammad pasti kalah
demi Tuhan! kamu berdusta
kami kan membelanya sekuat tenaga
sampai kami tergeletak di sekelilingnya
tidak peduli lagi anak dan keluarga
.........
Kami punya telaga, sumber air yang tidak pernah kering
Kami punya kekuatan dan keperkasaan
Kami punya pemuda-pemuda yang gagah dan berani
laksana pedang yang berkilat dan tajam terasah
..........
Mereka tahu bahawa kami
tidak pernah mendustakan anak kami sendiri
dan tidak pernah peduli pada cakap para pendusta
Muhammad selalu ada di hati kami
dalam keadaan terpuji
musuhnya adalah orang-orang kasar
Dia kucinta dan kujaga dengan sepenuh jiwa
Dia kubela dengan tangan dan dada.
Syair Cinta Abu Thalib mengisahkan cintanya pada Muhammad..
Kasih nya pada Nabi Muhammad begitu tinggi walaupun Abu Thalib tidak memeluk islam..
SubhanAllah..
16.12.10
Dirimu mencintaiku..
Kakak sudah pergi.
Dan kakak tak akan datang lagi..
untuk hari ini, esok dan selamanya..
kakak tak akan datang lagi...
kakak tak akan datang lagi pada diri saya..
membelai jiwa saya dengan cinta kakak..
menasihati saya dengan setiap nafas jiwa murni kakak...
kata kakak...
adik Na perlu senyum..supaya orang yang melihat adik Na pun akan senang dan tenang..Allah suka pada jiwa-jiwa yang tenang..
kakak terlalu sayang pada saya...
saya menangis bila dalam kesusahan...
kakak bisikkan kata-kata indah dari Al-Quran sebagai dorongan buat saya..
membuktikan pada saya, Allah tidak akan biarkan hambanya kesusahan...
kakak juga kasih pada saya..
saya mengeluh dan meratapai kesakitan..
bukti cinta kakak..
kakak hembuskan ayat Syifa' di ubun saya..
kakak usap jiwa saya dengan doa dan tawakal..
kakak juga selalu rindukan saya...
saya tidak pergi jauh...
tetapi kakak sayang pada saya...
meletakkan tawakal dan mati di jalanNya di bahu saya..
Bila kakak tiada...
Saya tidak buntu..kerana cinta kakak ada di jiwa saya...
satu yang kakak pesan pada saya..
"Kakak cinta kan adik Na kerana Allah"
dan sekarang pun kakak tiada...
kerana kakak sudah pulang..
pulang pada pencipta..
dan saya di sini...
berdiri di sini..
mendoakan kakak yang saya cintai juga kerana Ilahi..
hai jiwa-jiwa yang tenang..
setenang apa yang perlu aku kiaskan..
air sungai mengalir juga membisikkan bunyi..
tidak sama seperti jiwa mu...
wahai jiwa-jiwa yang tenang..
aku ingin kekal bersamamu..
bawa aku pergi...
agar aku terus senyum bersamamu..
wahai jiwa-jiwa yang tenang..
aku ingin kau terus tenang..
dengan kalimah suci yang tiada bandingan..
wahai jiwa-jiwa yang tenang..
tunggu aku yang sedang datang..
menghampirimu..
supaya aku dapat memilikimu..
jiwa yang tenang..
amin..
al - fatihah buat jiwa2 yang sudah pergi..
Dan kakak tak akan datang lagi..
untuk hari ini, esok dan selamanya..
kakak tak akan datang lagi...
kakak tak akan datang lagi pada diri saya..
membelai jiwa saya dengan cinta kakak..
menasihati saya dengan setiap nafas jiwa murni kakak...
kata kakak...
adik Na perlu senyum..supaya orang yang melihat adik Na pun akan senang dan tenang..Allah suka pada jiwa-jiwa yang tenang..
kakak terlalu sayang pada saya...
saya menangis bila dalam kesusahan...
kakak bisikkan kata-kata indah dari Al-Quran sebagai dorongan buat saya..
membuktikan pada saya, Allah tidak akan biarkan hambanya kesusahan...
kakak juga kasih pada saya..
saya mengeluh dan meratapai kesakitan..
bukti cinta kakak..
kakak hembuskan ayat Syifa' di ubun saya..
kakak usap jiwa saya dengan doa dan tawakal..
kakak juga selalu rindukan saya...
saya tidak pergi jauh...
tetapi kakak sayang pada saya...
meletakkan tawakal dan mati di jalanNya di bahu saya..
Bila kakak tiada...
Saya tidak buntu..kerana cinta kakak ada di jiwa saya...
satu yang kakak pesan pada saya..
"Kakak cinta kan adik Na kerana Allah"
dan sekarang pun kakak tiada...
kerana kakak sudah pulang..
pulang pada pencipta..
dan saya di sini...
berdiri di sini..
mendoakan kakak yang saya cintai juga kerana Ilahi..
hai jiwa-jiwa yang tenang..
setenang apa yang perlu aku kiaskan..
air sungai mengalir juga membisikkan bunyi..
tidak sama seperti jiwa mu...
wahai jiwa-jiwa yang tenang..
aku ingin kekal bersamamu..
bawa aku pergi...
agar aku terus senyum bersamamu..
wahai jiwa-jiwa yang tenang..
aku ingin kau terus tenang..
dengan kalimah suci yang tiada bandingan..
wahai jiwa-jiwa yang tenang..
tunggu aku yang sedang datang..
menghampirimu..
supaya aku dapat memilikimu..
jiwa yang tenang..
amin..
al - fatihah buat jiwa2 yang sudah pergi..
10.12.10
Belajar dari mata hati...
Bila lirik mata melihat satu kedamaian..
Akan ku bisikkan pada diri..
alangkah indahnya satu kehidupan..
Bila lirik mata melihat pertelingkahan..
akan ku bisikkan pada hati...
alangkah indahnya kasih sayang..
Bila lirik mata melihat saat adanya perpisahan..
akan ku bisikkan pada hati..
alangkah indahnya satu pertemuan...
Bila lirik mata melihat wujudnya dendam..
akan ku bisikkan pada hati..
alangkah indahnya percintaan dan persaudaraan..
Bila lirik mata melihat satu kesengsaraan dan kesusahan..
akan ku bisikkan pada hati..
alangkah indahnya satu kenikmatan dan kesenangan...
Bila lirik mata melihat adanya kesedihan..
akan ku bisikkan pada hati..
alangkah indahnya kegembiraan..
Bila lirik mata melihat adanya permusuhan..
akan ku bisikkan pada hati...
alangkah indanya sebuah persahabatan...
Bila lirik mata melihat wujudnya kemarahan..
akan ku bisikkan pada hati..
alangkah indanhya nikmat kesabaran...
Bila lirik mata melihat wujudnnya tangisan..
akan ku bisik pada hati..
alangkah indahnya sebuah senyuman....
Bila lirik mata melihat sebuah kegagalan..
akan ku bisik pada hati..
alangkah indanya sebuah kejayaan..
Bila lirik hati melihat manusia itu keseorangan..
akan ku bisikkan pada hati..
alangkah indahnya hidup mempunyai teman...
Bila lirik mata melihat anak kecil keriangan..
akan ku bisik kan pada hati..
alangkah indahnya waktu muda yang tidak di siakan..
Dan bila lirik mata berbalik kepada melihat satu penciptaan...
yang menceritakan segala kisah kehidupan..
dengan setiap satunya mempunyai pasangan...
seperti lelaki dan perempuan...
bulan dan bintang...
juga seperti malam dan siang..
pagi dan juga petang....
dan seperti juga IMAN DAN ISLAM...
akan ku bisikkan pada hati...
alangkah indah dan cantiknya peraturan Tuhan...
iaitu Tuhan sekelian alam...
Allah hu rabbi..cinta ku hingga ke akhir hayat dan akhir zaman..
Akan ku bisikkan pada diri..
alangkah indahnya satu kehidupan..
Bila lirik mata melihat pertelingkahan..
akan ku bisikkan pada hati...
alangkah indahnya kasih sayang..
Bila lirik mata melihat saat adanya perpisahan..
akan ku bisikkan pada hati..
alangkah indahnya satu pertemuan...
Bila lirik mata melihat wujudnya dendam..
akan ku bisikkan pada hati..
alangkah indahnya percintaan dan persaudaraan..
Bila lirik mata melihat satu kesengsaraan dan kesusahan..
akan ku bisikkan pada hati..
alangkah indahnya satu kenikmatan dan kesenangan...
Bila lirik mata melihat adanya kesedihan..
akan ku bisikkan pada hati..
alangkah indahnya kegembiraan..
Bila lirik mata melihat adanya permusuhan..
akan ku bisikkan pada hati...
alangkah indanya sebuah persahabatan...
Bila lirik mata melihat wujudnya kemarahan..
akan ku bisikkan pada hati..
alangkah indanhya nikmat kesabaran...
Bila lirik mata melihat wujudnnya tangisan..
akan ku bisik pada hati..
alangkah indahnya sebuah senyuman....
Bila lirik mata melihat sebuah kegagalan..
akan ku bisik pada hati..
alangkah indanya sebuah kejayaan..
Bila lirik hati melihat manusia itu keseorangan..
akan ku bisikkan pada hati..
alangkah indahnya hidup mempunyai teman...
Bila lirik mata melihat anak kecil keriangan..
akan ku bisik kan pada hati..
alangkah indahnya waktu muda yang tidak di siakan..
Dan bila lirik mata berbalik kepada melihat satu penciptaan...
yang menceritakan segala kisah kehidupan..
dengan setiap satunya mempunyai pasangan...
seperti lelaki dan perempuan...
bulan dan bintang...
juga seperti malam dan siang..
pagi dan juga petang....
dan seperti juga IMAN DAN ISLAM...
akan ku bisikkan pada hati...
alangkah indah dan cantiknya peraturan Tuhan...
iaitu Tuhan sekelian alam...
Allah hu rabbi..cinta ku hingga ke akhir hayat dan akhir zaman..
29.11.10
Secubit kisah dari dia..
Dia melewati hari-hari yang berlalu.. Mengharapkan satu kekuatan dan kesabaran singgah di kamar hati .. Benarkah jalan ini yang ku pilih? Bisik hati selalu menggoyahkan perasaan.. Ungkapan istiqomah selalu dia cuba perteguh dan amalkan dalam setiap saat yang dia lalui... Tahajud , Taubat, Hajat dan Istikhorah cuba dia amalkan.. Hanya dengan satu pengharapan bahawa cinta, sayang, kasih dan segala berkaitan dengan kehidupan di dunia hanya bergantung pada Dia.. Allah ya Rabbi.
Air mata dan kesedihan cuba dia sorokkan .. Bukan hajat akan menangis di hadapan orang lain. Tetapi air mata ini disimpan dan akan luruh ketika dia sendirian.. Meratapi setiap sesalan dan kesalahan yang pernah dia tempuh..
"Ya Rabb.. bagaimana taubatku? dan bagaimana kekuatan dan istiqomah ku.. dalam mempertahankan diri dan nafsu.."
Mengimbau kembali apa yang berlaku sebelum ini..
Janji dan prinsipnya nya pasti .. Tetapi kadang-kadang dia mungkiri.. Lupa dan lalai.. itu selalu dijadikan alasan...
Dan kini dia terfikir..
Siapa kita dan mengapa? Hati dia tertanya.. Mengapa ini selau berlaku berulang kali.. Sukar sekali berterusan meraih cinta Ilahi..
Melihat dan mengimbau setiap inci wajah murni yang dia kenali.. Ibu bapa, guru-guru, sahabat dan teman. Perkiraannya ? Salah dan aib nya dia... nafsu jahatnya selalu mengatasi segala kebaikan dirinya.. Cemburu yang tidak pernah dia ketahui akan kehadirannya.. Apa dia? "Mengapa dia lebih dari diriku..?" dan ini lah yang sering persoalkan dan bertakhta di lubuk bisikan hatinya.. Dia sudah mengerti apa yang menghalang dia dari meraih cinta Ya Rabb..
Tidak BERSYUKUR!!
Ya.. itulah dia.
Kini dia tahu, sedar dan mengenali.. siapa dirinya..
Manusia itu Hina..
'Wahai hatiku... aku mahu membelai mu. Jiwaku..aku mahu mengasihi mu.. dengan cinta yang takkan pernah padam.. Bukan dari cinta Rumi & Julia, Bukan Cinta Laila& Majnun.. tetapi Cinta Hidayah & Taufik..dari Rabbi... itu sahaja yanag ku mahu..
Selamanya...........
Doa Nabi Daud memohon cinta Allah..

Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam bersabda: “Di antara doa Nabi Daud ’alihis-salaam ialah: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu cintaMu dan cinta orang-orang yang mencintaiMu dan aku memohon kepadaMu perbuatan yang dapat mengantarku kepada cintaMu. Ya Allah, jadikanlah cintaMu lebih kucintai daripada diriku dan keluargaku serta air dingin.” Dan bila Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam mengingat Nabi Daud ’alihis-salaam beliau menggelarinya sebaik-baik manusia dalam beribadah kepada Allah.” (HR Tirmidzi 3412)
Air mata dan kesedihan cuba dia sorokkan .. Bukan hajat akan menangis di hadapan orang lain. Tetapi air mata ini disimpan dan akan luruh ketika dia sendirian.. Meratapi setiap sesalan dan kesalahan yang pernah dia tempuh..
"Ya Rabb.. bagaimana taubatku? dan bagaimana kekuatan dan istiqomah ku.. dalam mempertahankan diri dan nafsu.."
Mengimbau kembali apa yang berlaku sebelum ini..
Janji dan prinsipnya nya pasti .. Tetapi kadang-kadang dia mungkiri.. Lupa dan lalai.. itu selalu dijadikan alasan...
Dan kini dia terfikir..
Siapa kita dan mengapa? Hati dia tertanya.. Mengapa ini selau berlaku berulang kali.. Sukar sekali berterusan meraih cinta Ilahi..
Melihat dan mengimbau setiap inci wajah murni yang dia kenali.. Ibu bapa, guru-guru, sahabat dan teman. Perkiraannya ? Salah dan aib nya dia... nafsu jahatnya selalu mengatasi segala kebaikan dirinya.. Cemburu yang tidak pernah dia ketahui akan kehadirannya.. Apa dia? "Mengapa dia lebih dari diriku..?" dan ini lah yang sering persoalkan dan bertakhta di lubuk bisikan hatinya.. Dia sudah mengerti apa yang menghalang dia dari meraih cinta Ya Rabb..
Tidak BERSYUKUR!!
Ya.. itulah dia.
Kini dia tahu, sedar dan mengenali.. siapa dirinya..
Manusia itu Hina..
'Wahai hatiku... aku mahu membelai mu. Jiwaku..aku mahu mengasihi mu.. dengan cinta yang takkan pernah padam.. Bukan dari cinta Rumi & Julia, Bukan Cinta Laila& Majnun.. tetapi Cinta Hidayah & Taufik..dari Rabbi... itu sahaja yanag ku mahu..
Selamanya...........
Doa Nabi Daud memohon cinta Allah..

Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam bersabda: “Di antara doa Nabi Daud ’alihis-salaam ialah: “Ya Allah, sesungguhnya aku memohon kepadaMu cintaMu dan cinta orang-orang yang mencintaiMu dan aku memohon kepadaMu perbuatan yang dapat mengantarku kepada cintaMu. Ya Allah, jadikanlah cintaMu lebih kucintai daripada diriku dan keluargaku serta air dingin.” Dan bila Rasulullah shollallahu ’alaih wa sallam mengingat Nabi Daud ’alihis-salaam beliau menggelarinya sebaik-baik manusia dalam beribadah kepada Allah.” (HR Tirmidzi 3412)
9.11.10
Aku, Buku dan Cinta

Sekumit ayat yang mampu menyedar kan hati-hati yang rindu dan cinta pada taubat..
Ku meratapi masa muda dengan titisan air mata.
Tetapi apalah ertinya mata penyesalan!
Seandainya masa muda itu, suatu hari boleh kembali,
akan kuceritakan bagaimana khabar orang yang sudah beruban ini.
Alangkah indahnya masa kecil, tak ada keluh , kesedihan , dendam dan fitnah. Alangkah indahnya masa remaja yang penuh dengan semangat, kekuatan dan kemurahan hati, masa yang penuh dengan cahaya jiwa, tekad yang luhur dan harapan yang tinggi.
Masa remaja adalah pagi hari daripada kehidupan, taburan cahaya purnama dalam malam kehidupan. Tetapi siapa yang boleh menjamin masa muda dan kehidupan akan kekal. Kata seorang bijak dari barat, " Hidup itu singkat dan menyakitkan".
Maha Suci Allah, satu-satunya yang Maha Kekal, mentakdirkan bagi yang lain kefanaan dan perpindahan ke alam pembalasan.
2.11.10
Petua dan Hikmat
Kata Sesetengah Hukama':
1. 3 perkara yang dapat menghilangkan dukacita
- Zikrullah
- Berjumpa wali-wali Allah
- Mendengar kata-kata hikmah
2. 4 perkara yang dapat menggembirakan dan menghiburkan hati
- Melihat warna hijau seperti tumbuh-tumbuhan
- Melihat air yang mengalir seperti air sungai dan air terjun
- Melihat wajah orang yang dikasihi seperti ibu bapa, guru-guru, orang soleh
dan sebagainya
- melihat buah-buahan, khususnya masih ranum di atas pokok
3. 4 perkara yang dapat melemahkan penglihatan
- Berjalan berkaki ayam
- Sentiasa berwajah muram dan serius
- Banyak menangis
- Membaca tulisan- tulisan yang terlalu kecil
4. 4 perkara yang dapat melemahkan tubuh
- Dukacita tentang perkara dunia
- Banayak bersedih
- Berlapar (bukan kerana puasa)
- Berjaga malam ( bukan kerana tujuan ibadat)
5. 4 perkara yang dapat menyakiti tubuh
- Banyak cakap
- Banyak tidur
- Banyak makan
- Banyak jima'
6. 4 perkara yang dapat menguatkan tubuh
- Memakai pakaian yang lembut
- memasuki bilik air yang bersuhu sederhana , tidak terlalu panas dan sejuk
- Makan makanan manis atau berlemak
- Menghidu wangi-wangian
7. 4 perkara yang dapat menghilangkan seri muka
- Berdusta
- Tidak malu(tidak sopan)
- Banyak bertanya tentang perkara yang tidak berfaedah
- melakukan maksiat
8. 4 perkara yang dapat menyerikan wajah
- Menjaga maruah
- Menunaikan janji
- Pemurah
- Taqwa
* Sumber:Amalan dan Petua Ulama Silam Dalam Menuntut Ilmu
1. 3 perkara yang dapat menghilangkan dukacita
- Zikrullah
- Berjumpa wali-wali Allah
- Mendengar kata-kata hikmah
2. 4 perkara yang dapat menggembirakan dan menghiburkan hati
- Melihat warna hijau seperti tumbuh-tumbuhan
- Melihat air yang mengalir seperti air sungai dan air terjun
- Melihat wajah orang yang dikasihi seperti ibu bapa, guru-guru, orang soleh
dan sebagainya
- melihat buah-buahan, khususnya masih ranum di atas pokok
3. 4 perkara yang dapat melemahkan penglihatan
- Berjalan berkaki ayam
- Sentiasa berwajah muram dan serius
- Banyak menangis
- Membaca tulisan- tulisan yang terlalu kecil
4. 4 perkara yang dapat melemahkan tubuh
- Dukacita tentang perkara dunia
- Banayak bersedih
- Berlapar (bukan kerana puasa)
- Berjaga malam ( bukan kerana tujuan ibadat)
5. 4 perkara yang dapat menyakiti tubuh
- Banyak cakap
- Banyak tidur
- Banyak makan
- Banyak jima'
6. 4 perkara yang dapat menguatkan tubuh
- Memakai pakaian yang lembut
- memasuki bilik air yang bersuhu sederhana , tidak terlalu panas dan sejuk
- Makan makanan manis atau berlemak
- Menghidu wangi-wangian
7. 4 perkara yang dapat menghilangkan seri muka
- Berdusta
- Tidak malu(tidak sopan)
- Banyak bertanya tentang perkara yang tidak berfaedah
- melakukan maksiat
8. 4 perkara yang dapat menyerikan wajah
- Menjaga maruah
- Menunaikan janji
- Pemurah
- Taqwa
* Sumber:Amalan dan Petua Ulama Silam Dalam Menuntut Ilmu
Langgan:
Catatan (Atom)